Kamis, 25 September 2014

Sistem Perekonomian di Indonesia, Liberal dan Sosialis



Sistem Perekonomian Indonesia

Perkembangan Sistem Perekonomian
Macam-macam Sistem Ekonomi, diantaranya :
  • Sistem Ekonomi Liberalisme atau Kapitalisme
Sistem ekonomi liberalisme atau kapitalisme, yaitu suatu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan penuh kepada setiap individu untuk bersaing mengejar keuntungan yang sebesar-besarnya. Dalam sistem ekonomi ini peranan pemilik modal sangat dominan.
Ciri-ciri sistem ekonomi liberal adalah sebagai berikut:
1.     Setiap individu bebas memiliki faktor-faktor produksi.
2.     Setiap individu bebas memilih pekerjaan.
3.     Setiap individu bebas mengadakan perjanjian-perjanjian.
4.     Pemerintah secara tidak langsung mengatur kehidupan ekonomi.
5.     Tingginya egois yaitu mementingkan pihak sendiri

  • Sistem Ekonomi Sosialisme atau Etatisme
Sistem ekonomi sosialisme atau etatisme, yaitu suatu sistem ekonomi yang dipegang dan dikuasai penuh oleh negara. Adapun maksud pemerintah menguasai perekonomian ini yaitu untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.
Ciri-ciri sistem ekonomi sosialisme, diantaranya:
1.     Tidak adanya kebebasan bagi individu dalam berusaha.
2.     Perekonomian dikuasai dan diatur oleh pemerintah.
3.     Hak milik perorangan atas modal dan alat-alat produksi tidak diakui.
4.     Pemerintah mengatur kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi

  • Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran, yaitu suatu sistem ekonomi gabungan antara sistem ekonomi liberalisme dengan sosialisme. Dalam sistem ekonomi ini yang berperan ada dua sektor, yaitu sektor negara dan sektor swasta. Sistem ekonomi ini banyak dijumpai di negara-negara yang sedang berkembang.
Ciri-ciri sistem ekonomi campuran diantaranya:
1.     Pemerintah aktif dalam kegiatan ekonomi.
2.     Negara menguasai cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.
3.     Hak milik swasta atas alat-alat produksi diakui.
    Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional, yaitu sistem perekonomian yang masih sangat terikat dengan menggunakan tradisi turun menurun yang berlaku dalam suatu masyarakat yang telah menjadi budaya setempat. Biasanya sistem perekonomian ini banyak dilakukan di daerah-daerah terpencil yang jauh dari perkotaan dan biasanya juga hasil produksi yang mereka dapatkan masih bersifat homogen serta belum mengenal tukar menukar secara kredit.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional, yaitu:
                      a.            Alat produksi yang digunakan masih sangat sederhana.
                      b.            Masih sangat bergantung pada alam.
                      c.            Belum mengenal tukar menukar secara kredit.
                 d.            Masyarakatnya juga masih terikat dengan tradisi budaya

Perbedaan Berbagai Sistem Ekonomi

Sosialisme
Liberalisme/Kapitalisme
Campuran
Kepemelikan Sumber Daya
Pemerintah
Swasta
Pemerintah dan swasta
Harga
Pemerintah
Mekanisme pasar
Pemerintah bisa mengintervensi
Persaingan
Tertutup
Terbuka/Bebas
Terbuka bagi industri swasta
Kepemilikan Individu
Tidak ada (sangat kecil)
Ada
Ada






* Perkembangan sistem perekonomian Indonesia
·       1950-1959 : Sistem ekonomi liberal (masa demokrasi)
·       1959-1966 : Sistem ekonomu etatisme (masa demokrasi terpimpin)
·       1966-1998 : Sistem ekonomi pancasila (demokrasi ekonomi)
·       1998-sekarang : Sistem ekoonomi pancasila (demokrasi ekonomi) yang dalam prakteknya cenderung liberal.

Sistem Perekonomian Indonesia
Sistem perekonomian di Indonesia mengalami kegundahan yang mengakibatkan para tokoh negara berusaha merumuskan sistem perekonomian yang tepat bagi bangsa indonesia, baik secara individu maupun diskusi kelompok. Tokoh ekonomi indonesia saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949, menegaskan bahwa sistem yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran tetapi dalam proses perkembanganya telah disepakati suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pancasila yang didalamnya mengandung unsur penting yang disebut Demokrasi Ekonomi.
Sistem Demokrasi Ekonomi dipilih karena memiliki ciri-ciri yang positif bagi Indonesia
Sumber: http://putripertiwimintop.wordpress.com/2013/03/06/sistem-perekonomian-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar