Senin, 12 Juni 2017

TUGAS 3.3 PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL (CSR) dan 3 JURNAL TERKAIT

A.  Pengertian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Oleh karena itu, CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana suatu organisasi, terutama perusahaan, dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, misalnya tingkat keuntungan atau deviden, melainkan juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka yang lebih panjang. Dengan pengertian tersebut, CSR dapat dikatakan sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara manajemen dampak (minimisasi dampak negatif dan maksimisasi dampak positif) terhadap seluruh pemangku kepentingannya

B. 3 Jurnal terkait Tnggung Jawab Sosial Perushaan 

1. Judul : PERSEPSI TENTANG IMPLEMENTASI CSR DAN PENGARUHNYA TERHADAP DUKUNGAN KELANGSUNGAN KEGIATAN USAHA
Penulis : Agus Prianto
Metode dan Tujuan Penelitian : Penelitian ini dilakukan pada 5 perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Jombang dan memiliki karyawan lebih dari 200 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan berbagai dimensi variabel  CSR dan variabel kelangsungan usaha dengan berbagai variabel manifes yang menyertainya. Selanjutnya penelitian ini ingin membuktikan bagaimana keterkaitan antara implementasi CSR pada masing-masing perusahaan dengan kelangsungan hidup perusahaan (corporate sustainability). Untuk menguji sejauh mana perusahaan sudah menerapkan CSR akan diuji dengan menggunakan indikator sebagaimana dikemukakan oleh Dahlsrud (2008).  Sedangkan keberlangsungan hidup perusahaan akan diuji dengan menggunakan indikator dukungan masyarakat terhadap keberadaan perusahaan, dukungan dari para pekerja (Lea,2002). 
Kesimpulan hasil penelitian : Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan: pertama, ada empat dimensi CSR yang dipersepsikan masyarakat berpengaruh terhadap keberlangsungan kegiatan perusahaan. Keempat dimensi CSR yang dimaksud meliputi dimensi lingkungan, sosial, ekonomi, dan kedermawanan. Kedua, tinggi rendahnya kesungguhan perusahaan dalam mengimplementasikan CSR terbukti berpengaruh terhadap tinggi rendahnya dukungan masyarakat dan pekerja terhadap keberlangsungan kegiatan perusahaan. Ketiga, dalam jangka panjang CSR sesungguhnya bisa dijadikan sebagai strategi bisnis guna memperkuat eksistensi perusahaan di tengah-tengah kehidupan masyarakat.Berdasarkan kesimpulan penelitian, disarankan kepada para pemimpin perusahaan dan para pemegang saham  untuk terus mendorong agar CSR benar-benar diterapkan dengan sebaik-baiknya. CSR hendaknya tidak semata-mata dilihat sebagai sebuah aksi sosial yang tidak ada kaitannya dengan motif perusahaan untuk mengejar profit. CSR hendaknya diposisikan sebagai sebuah strategi bisnis untuk memperkuat posisi perusahaan di masyarakat. 

2. Judul : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi   Pengungkapan Corporate Social Responsibility   Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Berkategori  High Profile Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia).(Volume I Nomor I)
Penulis :  Marzully Nur, Denies Priantinah M.Si.,Akt 
Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan saham publik, dewan komisaris, leverage dan pengungkapan media terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility.
Kesimpulan Hasil Penelitian :  Profitabilitas yang diproksi dengan ROA tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR hal ini dikarenakan ketika perusahaan memiliki tingkat laba yang tinggi, perusahaan (manajemen) menganggap tidak perlu melaporkan hal-hal yang dapat mengganggu informasi tentang sukses keu- angan perusahaan. 
Ukuran perusahaan yang diukur dengan Total Asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR hal ini dikarenakan semakin besar suatu perusahaan maka biaya keagenan yang muncul juga semakin besar. Untuk mengurangi biaya keagenan tersebut, perusahaan akan cenderung mengungkapkan informasi yang lebih luas.
Kepemilikan saham publik  tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR hal ini dikarenakan kemungkinan kepemilikan publik pada perusahaan di Indonesia secara umum belum mempedulikan masalah lingkungan dan sosial sebagai isu kritis yang harus secara ekstensif untuk diungkapkan dalam laporan tahunan. Dewan komisaris menunjukkan  pengaruh  yang  signifikan  dan negatif terhadap pengungkapan CSR  alasan yang bisa menjelaskan ini dikarenakan dewan komisaris yang berjumlah kecil akan memiliki efektivitas yang baik terhadap pengawasan manajemen perusahaan. Selain itu, ukuran dewan komisaris yang berjumlah besar juga menjadi kurang efektif karena dominasi anggota dewan komisaris yang mementingkan kepentingan pribadi atau kepentingan kelompoknya sehingga mengesampingkan kepentingan perusahaan.
Leverage yang diproksi dengan DER (Debt Equity Ratio) menunjukkan  pengaruh  yang  signifikan  dan  negatif terhadap pengungkapan CSR hal ini dikarenakan manajemen perusahaan dengan tingkat leverage yang tinggi cenderung mengurangi pengungkapan tanggung jawab sosial yang dibuatnya agar tidak menjadi sorotan dari para debtholders. Pengungkapan  media tidak berpengaruh ter- hadap pengungkapan CSR hal ini dikarenakan media lebih berperan sebagai sarana perusahaan bukan sebagai exposure media yang mendorong perusahaan melakukan pengungkapan CSR Profitabiltas, ukuran perusahaan, kepemilikan saham publik, dewan komisaris, leverage dan pengungkapan media secara bersama-sama mempengaruhi pengungkapan CSR
3. Judul : Pengaruh Karakteristik Perusahaan Dan Tanggung Jawab Lingkungan Pada Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.(Halaman 402-418)
Penulis : Ni Wayan Oktariani, Ni Putu Sri Harta Mimba
Tujuan Penelitian :  Untuk mengetahui pengaruh hutang, profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan saham asing, komposisi dewan komisaris dan tanggung jawab lingkungan pada pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan.
Kesimpulan Hasil Penelitian : Hutang, profitabilitas, tanggung jawab lingkungan berpengaruh signifikan pada
pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia periode 2008-2012. Ukuran perusahaan, kepemilikan, saham asing dan komposisi
dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan pada pengungkapan tanggung jawab sosial
perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012. 
Sumber :
  
http://budipratiko9.blogspot.co.id/2017/05/tugas-33-pengungkapan-tanggung-jawab.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar