Senin, 12 Juni 2017

TUGAS 3.2 THREE BOTTOM LINE ( 3 DASAR POKOK )

Apa itu triple bottom line?
 
Istilah Triple Bottom Line dikemukakan oleh John Elkington pada tahun 1997 melalui bukunya “Cannibals with Forks, the Triple Bottom Line of Twentieth Century Bussiness”. Elkington mengembangkan konsep triple bottom line dengan istilah economic prosperity, environmental quality dan social justice. Elkington memberi pandangan bahwa jika sebuah perusahaan ingin mempertahankan kelangsungan hidupnya, maka perusahaan tersebut harus memperhatikan “3P”. Selain mengejar keuntungan (profit), perusahaan juga harus memperhatikan dan terlibat pada pemenuhan kesejahteraan masyarakat (people) dan turut berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan (planet).

1. Profit 
Profit merupakan unsur terpenting dan menjadi tujuan utama dari setiap kegiatan usaha. Perusahaan tetap harus berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomi yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang. Aktivitas yang dapat ditempuh untuk mendongkrak profit antara lain dengan meningkatkan produktivitas dan melakukan efisiensi biaya, sehingga perusahaan mempunyai keunggulan kompetitif yang dapat memberikan nilai tambah semaksimal mungkin.
2. People
Perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan manusia. Menyadari bahwa masyarakat sekitar perusahaan merupakan salah satu stakeholder penting bagi perusahaan, karena dukungan masyarakat sekitar sangat diperlukan bagi keberadaan, kelangsungan hidup, dan perkembangan perusahaan. Maka sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan masyarakat lingkungan, perusahaan perlu berkomitmen untuk berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. 
3. Planet
Hubungan perusahaan dengan lingkungan adalah hubungan sebab akibat, dimana jika perusahaan merawat lingkungan maka lingkungan akan memberikan manfaat kepada perusahaan. Sudah kewajiban perusahaan untuk peduli terhadap lingkungan hidup dan berkelanjutan keragaman hayati. Misalnya, penghijauan lingkungan hidup.
Dalam perjalanannya, konsep People, Profit, Planet telah menjadi hal wajib bagi perusahaan-perusahaan besar. Bahkan semakin banyak perusahaan yang menggunakan konsep People, Profit, Planet bukan hanya sebagai program CSR, namun sebagai model bisnis mereka. The Triple Bottom Line pada dasarnya adalah sebuah sistem pelaporan. Namun, dapat digunakan untuk mendorong perbaikan dalam cara organisasi dampak masyarakat dan lingkungan dengan membantu manajer fokus pada apa yang harus mereka lakukan untuk memperbaiki semua garis bawah dan menjaga pekerjaan pada agenda mereka. 

 Sumber :

http://seorangfilsufmuda.blogspot.co.id/2013/06/csr-dan-teori-triple-bottom-line.html
http://nandaradisty.blogspot.co.id/2013/01/csr-dan-triple-bottom-lines.html
http://oursolving.blogspot.co.id/2011/09/67-triple-bottom-line.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar