1.
Sistem
Akuntansi Keuangan Negara Amerika Serikat
Akuntansi di AS diatur oleh Badan
Sektor Swasta (Badan Standar Akuntansi Keuangan, atau Financial Accounting
Standards Boardi – FSAB), namun sebuah lembaga pemerintah (Komisi Pengawas
Pasar Modal atau Securities Exchange Commission – SEC) juga memiliki kekuasaan
untuk menerapakan standarnya sendiri.
Hingga tahun 2002 Institut
Amerika untuk Akuntan Publik bersertifikat, badan sektor swasta lainnya,
menetapkan Standar Auditing. Pada tahun itu Badan Pengawas Akuntansi Perusahaan
Publik didirikan dengan kekuasaan yang luas untuk mengatur audit dan auditor
perusahaan publik.
Dalam akuntansi terapan di
Indonesia kita mengenal yang namanya SAK (Standar Akuntansi Keuangan), di
Amerika lebih dikenal dengan nama GAAP (General Accepted Accounting Principal.
Ada 8 Tipe Komponen Laporan Keuangan di Amerika : 1) Lap Manajemen 2)
LapAuditor Independen 3) Lap Keuangan Primer 4) Diskusi manajemen dan analisis
hasil operasional dan kondisi keuangan 5) Penjelasan mengenai kebijakan
akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada laporan keuangan 6) Catatan
atas laporan keuangan 7)Perbandingan data keuangan selama 5 atau 10 tahun 8)
Data triwulan terpilih.Pengukuran akuntansi Pengukuran dengan dasar akrual
sangat luas dan pengakuan transaksi dan peristiwa sangat bergantung pada konsep
penandingan. Jika perubahan dalam praktik atau prosedur terjadi, maka harus
diungkapkan.
2.
Sistem
Akuntansi Keuangan Negara Meksiko
Meksiko memiliki panutan dalam
hal standar akuntansi yang digunakan. Standar akuntansi yang digunakan oleh
meksiko ialah IASB, bagi meksiko IASB merupakan panduan dalam menyelasaikan
permasalahan mengenai akuntansi yang terjadi.
Aturan yang diterapkan oleh
negara meksiko dengan ifrs (international Financial Reporting Standards)
terdapat kesamaan dalam sistem akuntansinya, terutama pada kerangka dasar
penyusunan laporan keuangan, diantaranya ialah: Neraca, Laporan Laba Rugi,
Laporan Perubahan Ekuitas Pemegang Saham, Laporan Perubahan Dalam Posisi
Keuangan, dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Sedangkan Meksiko tidak menganut
Laporan Arus Kas dalam kerangka dasar penyusunan laporan keuangannya.
Patokan akuntansi yang diterapkan
oleh negara Meksiko masih mengikuti pengaruh yang lama ialah yang berasal dari
Amerika Serikat dan pengaruh yang terbaru ialah dari IASB (International
Accounting Standard Board), sehingga praktik pelaporan keuangan pada negara
tersebut selalu berorientasi pada keadilan.
-
Pengukuran Akuntansi
Ada beberapa metode yang
digunakan dalam pengukuran akuntansi antara lain:
1. Metode ekuitas digunakan untuk
apabila terdapat pengaruh, tetapi bukan kendali yang umumnya berarti besarnya
kepemilikan berkisar antara 10 hingga 50 %.
2. Usaha patungan dapat
dikonsolidasikan secara proporsional atau dicatat dengan menggunakan metode
ekuitas.
3. Meksiko telah mengadopsi
Standar Akuntansi Internasional no.2 mengenai transaksi mata uang asing.
4. Metode akuntansi pembelian dan
penyatuan kepemilikan untuk penggabungan usaha dapat digunakan, tergantung pada
keadaannya. Jika mayoritas pemegang saham perusahaan yang diakuisisi tidak
terus mempertahankan kepemilikan dalam usaha tersebut maka metode pembelian
yang digunakan, jika ya, metode penyatuan kepemilikan yang digunakan.
Sumber:
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/akuntansi-di-amerika-serikat/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar