Nama: Winda Meryeta P
NPM: 29213324
Kelaas: 1EB20
BERBISNIS DI USIA MUDA, KENAPA TIDAK?
I.
PENDAHULUAN
Assalamualaikum. Wr. Wb. Alhamdulillahirabbilalamin, saya
telah menyelesaikan tulisan kedua saya yang berjudul “Berbisnis di Usia Muda,
Kenapa Tidak?”. Dalam tulisan saya kali ini, saya akan mendeskripsikan secara
singkat dan jelas tentang dunia bisnis yang mulai digandrungi pula oleh kaum
pemuda pemudi. Tidak hanya para pekerja yang sudah berumur, namun kalangan muda
pun kini mempunyai semangat untuk meraih keuntungan di usia dini dengan tema
bisnis dan cara mereka masing-masing. Baiklah, untuk lebih lengkapnya mari
lebih lanjut dibaca tulisan yang telah saya buat khusus untuk pembaca dan untuk
melengkapi tugas Pengantar Bisnis Softskill. Selamat membaca J wassalamualaikum. Wr. Wb.
II.
ISI
Banyak sekali
keuntungan jika belajar berbisnis sejak usia muda, karena akan semakin membuat
pikiran lebih dewasa dan matang akan dunia bisnis dan kegagalan demi kegagalan
bisa membuat kesuksesan segera terwujud. Dan ketika sudah berkeluarga maka
tinggal menikmati jerih payah selama muda seperti pepatah “Muda berusaha, Tua
Menikmati, Mati masuk Surga Amiiin” hehe.
Masa muda merupakan waktu yang penuh dinamika. Ketepatan
dalam memilih jalan hidup pada usia muda tersebut merupakan langkah awal menuju
kesuksesan di masa depan. Dalam upaya mencapai kesuksesan pada karir dan
bisnis, setiap orang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun secara sederhana
dapat di deskripsikan ke dalam lima poin utama.
5 Poin utama itu adalah:
1. Ilmu
Apa pilihan ilmu yang anda pelajari saat ini akan
menentukan langkah anda di masa mendatang. Banyak orang yang gagal dalam karir
dan bisnisnya karena tidak memiliki cukup ilmu atau juga karena bidang ilmu
yang mereka kuasai tidak sesuai dengan minat dan bidang pekerjaannya saat ini.
Oleh karena itu, selagi masih muda penting sekali memilih ilmu yang cocok
dengan minat dan kepribadian diri. Untuk itu, anda harus belajar mengenal diri
anda sendiri.
2. Ide
Kunci sukses yang kedua dalam menggapai karir atau
menjalankan suatu usaha/bisnis adalah ide (gagasan). Tak sedikit wirausahawan-wirausahawati
yang bermodal minim mampu mendongkrak bisnisnya karena sebuah ide kecil yang
briliant. Sementara banyak karyawan yang awalnya berjabatan rendah mampu
menaiki tangga karir dengan cepat karena sumbangsih ide-idenya memajukan
perusahaan. Jadi, luangkan sedikit waktu anda untuk berpikir, merenung, atau
melakukan sesuatu hal yang dapat memunculkan ide-ide segar.
3. Individu
Faktor lain yang menjadi kunci kesuksesan adalah
individu dan interaksinya. Individu yang dimaksud adalah seseorang diluar anda,
entah itu sahabat, keluarga, mitra bisnis, sang idola, atau bahkan para
kompetitor anda. Dengan menjalin interaksi dengan individu-individu yang tepat,
maka karir ataupun bisnis anda bisa berjalan lebih baik. Ketika anda memiliki
ilmu yang mapan, ide yang luar biasa, dan berteman dengan orang pernah
bangkrut, mungkin anda akan menjadi lebih cermat agar tidak mengalami nasib
yang serupa dengan kawan anda.
4. Inisiatif (Ikhtiar)
Ilmu, ide, dan interaksi dengan individu-individu yang
tepat takkan pernah menjadikan anda sukses tanpa adanya tindakan (no action). So,
just do it! Tanpa usaha (ikhtiar) semuanya hanya omong kosong belaka!
5. Ibadah (Izin Tuhan)
Takkan ada daun yang jatuh tanpa seizin-Nya. Begitu
pula dalam karir dan membangun bisnis. Hakim terakhir dan tertib nggi adalah
Sang Pencipta. Oleh karena itu, serahkan diri kepada Beliau dan
banyak-banyaklah beribadah demi mendapatkan restu dan rahmat-Nya. Amin...
Berikut ini 7
prinsip yang bisa Anda gunakan untuk membangun bisnis jangka panjang dimulai
dari usia muda :
1.
Kepercayaan adalah modal jangka panjang
Modal dalam
bisnis dapat dibagi menjadi modal nyata dan tidak nyata. Modal nyata seperti :
uang, mobil, peralatan, komputer dll. Sedang modal tidak nyata yang lebih
berharga yaitu kepercayaan. Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun
sebuah kepercayaan dan hanya butuh waktu yang singkat untuk menghancurkannya.
Maka, berusahalah membina kepercayaan kepada siapapun. Jika orang
percaya dengan Anda, maka mereka juga tidak segan untuk mempercayakan hal yang
lebih besar kepada Anda.
2.
Teman adalah aset berharga
Dengan siapa
Anda berteman, demikian juga Anda akan menjadi serupa dengannya. Jika Anda
berteman dengan orang yang suka mengeluh, lama kelamaan Andapun juga gampang
banget mengeluh. Tetapi jika Anda berteman dengan orang yang punya visi ke
depan, maka hidup Andapun akan digerakkan untuk meraih mimpi-mimpi besar Anda.
Itulah aset Anda!
Semua usaha
selalu berhubungan dengan orang lain. Berjualan, membutuhkan orang lain.
Membangun rumah, membutuhkan orang lain. Apapun transaksinya, Anda berhadapan
dengan orang lain, sekalipun itu transaksi online.
Dalam membina
hubungan kerjasama, letakkan nilai persahabatan yang jauh lebih berharga
dibanding sekedar meraih keuntungan. Bahkan terhadap kompetitor, jangan merasa
mereka sebagai musuh, tetapi hargai sebagai teman, tolong mereka dengan ikhlas
dan sepenuh hati.
Dengan
meletakkan teman sebagai ASET berharga, maka Andapun akan menghargai
komitmen dan kerjasama dengan siapa saja.
3.
Berorientasi pada manfaat, bukan sekedar profit
Tujuan sebuah
bisnis memang mencari profit sebesar-besarnya, yang akan digunakan untuk memaintenance
usaha supaya bisa jangka panjang, dan menjaga supaya kualitas produksi tetap
baik dan terus meningkat (continuous improvement).
Tetapi ada
yang lebih dari sekedar mencari profit, yaitu memberikan manfaat bagi konsumen
dan orang lain sebesar-besarnya.
4.
Fokus pada apa yang di depan, bukan apa yang telah lalu
Anda mungkin
sering mengingat-ingat luka dan kesuksesan di masa lalu. Tetapi Anda tidak bisa
lagi hidup di masa lalu. Yang Anda hadapi sekarang adalah hidup Anda sekarang
ini. Lihatlah peluang apa yag ada sekarang. Dan kerjakan itu sekuat tenaga,
akal dan pikiran!
Memang terasa
sakit ketika mengingat-ingat tender ataupun peluang-peluang di masa lalu yang
tidak Anda dapatkan. Apapun itu, jadikan pengalaman untuk lebih berhati-hati.
5.
Efektif terhadap waktu
Masa muda
memang mudah tergoda untuk bersenang-senang, layaknya pemuda/i yang lainnya.
Happy-happy dengan teman lainnya. Hal itu sah-sah saja. Tapi tetap harus
efektif terhadap waktu. Jangan menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia.
Waktu tidak
pernah akan kembali. Jadi gunakan waktu ini sebaik-baiknya untuk masa depan
Anda!
6.
Jangan menghabiskan uang
Setelah
berhasil mendapatkan uang dalam jumlah besar, jangan mudah tergoda untuk
membelanjakannya untuk sesuatu yang tidak Anda perlukan. Kalau untuk membeli
aset, itu jauh lebih baik, ketimbang untuk berfoya-foya.
7.
Keluarga adalah prioritas
Setelah
bisnis berjalan lancar, Anda akan terus tenggelam di dalamnya, sampai melupakan
keluarga. Pasangan Anda mengeluh karena Anda jadi tidak care terhadapnya.
Ketika orang tua sakit, Anda tidak menyempatkan waktu untuk menungguinya karena
yang ada di bayangan Anda adalah : uang, uang dan uang.
Uang itu
netral. Yang terpenting, jangan sampai Anda dikuasinya, tetapi Anda harus
menguasainya.
Keluarga
adalah prioritas kedua setelah Sang Pencipta. Beri perhatian, setidaknya
membuat mereka merasa menjadi bagian terpenting dalam hidup Anda. Karena tanpa
mereka, Anda juga tidak bisa menjadi seperti sekarang ini.
Memang masih banyak
prinsip-prinsip lain yang akan membuat bisnis Anda berhasil, seperti
pembentukan karakter yang rendah hati, berjiwa pemenang dlsb. Tapi setidaknya
jika 7 prinsip ini sudah Anda pegang dan melekat dalam hidup Anda, maka Andapun
akan berhasil, baik dalam bisnis dan hidup.
Untuk menjadi seorang pengusaha tidaklah mudah, butuh ketekunan,
konsistensi dan pantang menyerah dalam menekuni bisnisnya. Mereka yang berhasil
adalah seseorang yang tak pernah menyerah walau dengan sekeras apapun cobaan
hidup menerpa.
Berikut adalah daftar pengusaha muda sukses yang berasal dari negeri kita, Indonesia tercinta.
1. Andi Nata.
Berikut adalah daftar pengusaha muda sukses yang berasal dari negeri kita, Indonesia tercinta.
1. Andi Nata.
Ia adalah seorang mahasiswa dari Universitas Indonesia yang mengambil jurusan teknik Mesin. Sebuah upaya banting stir ia lakukan dengan mencoba menekuni bidang diluar yang sedang ia tekuni di kampusnya. Ia mencoba terjun di bisnis kuliner. Ia berbisnis masakan aqiqah identik dengan sate dan gulai kambing.
Walaupun ia sama sekali tidak bisa memasak namun karena kemauan kerasnya bahwa ia harus bisa sukses di bisnis kuliner waktu berjalan mengantarkan bisnisnya hingga beromzet ratusan juta rupiah per bulan. Kini masakannya sudah masuk ke Hotel Four Seasons dan tiga hotel bintang empat lainnya di Jakarta.
2. Annur Budi Utama
Orang yang biasa dipanggil mas bonbon ini pernah kuliah di UGM jurusan Teknik Industri tahun 2008, berumur 21 tahun ini adalah pemilik Deepublish Company yang ditaksir memiliki income hingga 200 juta per bulan.
Ia mengungkapkan bahwa rahasia suksesnya adalah langsung action jangan terlalu banyak teori. Dalam berbisnis memang wajib turun di lapangan bukan hanya membahas strategi secara berkepanjangan tanpa bertindak. Setiap apapun yang ditekuni haruslah fokus karena jika setengah-setengah hasilnya tidak akan maksimal. Ia melanjutkan.
3. Nurana Indah Paramita
Bermodalkan 5 juta rupiah, ia dan teman2nya di Institut Teknologi Bandung berhasil mengembangkan pembangkit listrik bernilai jutaan dolar melalui T-Files marine current turbine (turbin arus air laut T-Files).
Ia mulai menekuni pengembangan turbin dari arus air laut sejak tahun 2005. Saat itu mereka harus mengikhlaskan uang saku selama kuliah hingga terkumpul Rp 5 juta. Meski mereka belum mendapat perhatian dari pemerintah, tim tersebut terus mengembangkan teknologi turbin secara nyata.
Kini turbin T-Files nya sudah terpasang sudah terpasang di beberapa pulau di Indonesia seperti Lombok, Jawa dan Bali. Ia bahkan mampu menarik perhatian PLN hingga kontrak 1 megawatt pun akhirnya ditandatangani dan rupiah pun selalu mengalir di kantongnya.
4. Fauzan Adhima Efwandaputra
Ia adalah pengusaha muda berikutnya asal Indonesia yang berbisnis pembuatan sepatu buatan tangan atau handmade shoes. Bermarkas di Bandung ia menjalankan bisnisnya dengan menargetkan konsumen yang memiliki selera tinggi (harga mahal). Harga jual berkisar antara Rp 495.000-Rp 923.000 per pasang.
Selain memiliki toko ritel di Bandung, ia juga memasarkan sepatu buatannya itu ke berbagai daerah, seperti Yogyakarta, Jakarta, dan Bali. Kini Fauzan meraup omzet Rp 50 juta setiap bulan, dengan margin keuntungan 10%-15% dari omzet.
III.
PENUTUP
Dengan deskripsi dan simpulan yang saya berikan, apakah anda masih
ragu untuk berbisnis di usia muda? Sungguh tidak ada ruginya bukan? Contoh-contoh
beberapa orang yang berbisnis di usia muda yang saya berikan adalah contoh
nyata dalam persaingan bisnis di Indonesia. Dengan usia yang relatif muda,
mereka tidak kalah dengan pengusaha yang lebih berpengalaman. Jika ingin sukses,
jangan berpangku tangan saja. Semasa muda, bekerjalah habis-habisan.
Bersemangatlah dan efektif dalam menggunakan waktu. Jangan cuti lama-lama,
jangan selalu jalan-jalan, dan jangan tidur cepat! Jangan pula mudah menyerah
pada kesulitan . Demikianlah tulisan ini saya buat, kurang lebihnya mohon
maaf jika ada salah kata dan lain sebagainya. Terimakasih, wassalamualaikum. Wr.
Wb.
IV.
DAFTAR PUSTAKA




Tidak ada komentar:
Posting Komentar